This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Arema News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Arema News. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 April 2015

Terkini Melihat Intelektualitas Di Kota Malang

" Selamat siang, kami dari Dinas Pariwisata Kota Malang akan mengantar adik-adik berkeliling Kota Malang. Adik-adik diminta tidak berdiri dan duduk di pinggir," kata pemandu bus wisata melalui pengeras suara, sebelum memandu belum dewasa MI AL Hidayat Pakis, berkeliling Kota Malang."

Kota Malang memang mempunyai sebuah bus wisata atau biasa disebut bus Macito (Malang City Tour). Bus tingkat dua dengan atap terbuka tersebut mulai dioperasikan Pemkot Malang awal tahun 2015. Bus ini merupakan armada wisata bagi turis mancanegara dan masyarakat lokal dalam menjelajah Kota Malang. Berbeda dengan kota-kota wisata di luar negeri, untuk menikmati Kota Malang memakai bus wisata tidak dipungut biaya. Bus itu memang menjadi salah satu layanan Pemkot Malang untuk masyarakat.

 kami dari Dinas Pariwisata Kota Malang akan mengantar adik Terkini Melihat Intelektualitas di Kota Malang

Kota Malang merupakan salah satu kota menarik untuk diselami. Secara fisik, kota yang dikitari Gunung Semeru, Gunung Kawi, Gunung Arjuno, dan Gunung Welirang ini mempunyai keistimewaan berupa suhu udara lebih hambar dibandingkan dengan kota-kota lain di Jawa Timur.

Sejak masa kolonial, Kota Malang pun dikenal keelokannya dengan aneka taman bunganya. Tak ayal, sebutan Garden City (Kota Taman) pun sempat disematkan untuk wilayah berpenduduk 848.474 jiwa ini.

Meski sebutan "Kota Taman" sempat "melayang" alasannya yaitu tergerus pertumbuhan ekonomi, terimpit pertumbuhan toko dan ruko, Pemkot Malang mencoba memulihkan keindahan kota dengan kembali memperbanyak taman kota dengan aneka bunga. Taman kota dikonsep terbuka sehingga masyarakat bisa mengakses dan menikmati keindahan kota. Alun-alun Bunder (Taman Tugu) di depan Balai Kota Malang, yang semula dipagar, sekarang dibuka. Saat ini dibangun dua taman terbuka lain, yaitu Taman Alun-alun Merdeka serta Taman Kunang-kunang.

"Nantinya di Taman Tugu akan ditonjolkan pagar berupa tanaman. Selain lebih indah, masyarakat bisa dengan gampang menikmati taman kota. Tidak ada jarak antara masyarakat dan taman. Mereka merasa memiliki. Jika merasa memiliki, mereka akan turut menjaganya supaya tak rusak," tutur Mochammad Anton, Wali Kota Malang.

Beberapa taman kota yang banyak dijadikan daerah berkumpul masyarakat yaitu Taman Cerdas Trunojoyo, Taman Tugu, dan Taman Merbabu. Selain sebagai peneduh kota, tiga taman itu juga jadi daerah bermain keluarga. Terdapat sarana permainan bagi anak-anak, bahkan ada perpustakaan mini, menyerupai di Taman Cerdas Trunojoyo. Jika tidak ada perpustakaan mini, akan ada kendaraan beroda empat perpustakaan keliling yang siap menemani hari-hari libur keluarga di taman kota itu.

 kami dari Dinas Pariwisata Kota Malang akan mengantar adik Terkini Melihat Intelektualitas di Kota Malang

Layanan bagi warga Kota Malang tidak berhenti di sini. Di bidang pendidikan, Pemkot Malang mempunyai beberapa kegiatan unggulan pendidikan, menyerupai sekolah gratis bagi siswa SD-SMP, pembelajaran berbasis teknologi informasi, dan mempermudah susukan masyarakat terhadap buku dan materi bacaan dengan menciptakan taman bacaan masyarakat di setiap kecamatan serta di taman-taman kota. Buku tidak hanya bisa diperoleh di perpustakaan Kota Malang, tetapi juga bisa diakses di taman-taman kota. Ada perpustakaan keliling yang akan bersiaga di beberapa tempat, termasuk taman kota, supaya bisa diakses warga.

Tahun 2015, Pemkot Malang mengalokasikan anggaran Rp 32,4 miliar untuk 60.000 siswa SD dan Rp 27,6 miliar untuk 23.000 siswa Sekolah Menengah Pertama sebagai peserta BOSDA. Pemberian anggaran pendidikan tersebut untuk mendorong siswa usia sekolah supaya terus sekolah meski siswa berasal dari keluarga kurang mampu. Biaya pendidikan siswa kurang bisa inilah yang dijangkau BOSDA.

Satu kebijakan berani dibentuk Pemkot Malang terhadap siswa yaitu larangan bagi siswa yang belum mempunyai SIM membawa kendaraan ke sekolah. Larangan itu dibentuk menurut keputusan kepala dinas pendidikan pada simpulan 2014. Kebijakan ini untuk mengurangi kecelakaan kemudian lintas di kalangan pelajar. Ini alasannya yaitu hampir 75 persen pelajar Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengan Atas di Kota Malang bersekolah dengan membawa kendaraan bermotor.

Sebagai pendukung kebijakan itu, Pemkot Malang mengoperasikan enam bus seolah yang disebar ke lima kecamatan di Kota Malang. Enam bus sekolah itu terdiri dari 5 derma dari pemerintah sentra dan 1 dari CSR perusahaan. Bus tersebut beroperasi pada jam berangkat dan pulang pelajar. Semua dilakukan supaya pelajar bisa mengakses sekolah dengan gampang dan murah.

 kami dari Dinas Pariwisata Kota Malang akan mengantar adik Terkini Melihat Intelektualitas di Kota Malang

Dalam proses belajar-mengajar pun, Pemkot Malang mengajak guru menciptakan materi pembelajaran kreatif dan inovatif. Guru-guru diajari menciptakan materi menarik di gedung Pusat Sumber Belajar Digital yang berlokasi di Kantor Dinas Pendidikan Kota Malang. Di sana, ada sejumlah komputer dan pemandu teknologi isu (TI) yang akan membantu guru menciptakan materi pembelajaran terbaik.

Di sentra mencar ilmu digital ini, guru dibebaskan mengakses internet untuk kepentingan pendidikan, sepuasnya. Pusat pembelajaran ini biasanya dimanfaatkan guru-guru yang sulit mengakses internet alasannya yaitu jaringan internet di sekolah kurang mendukung.

Di Kota Malang, salah satu forum pendidikan yang cukup bersinar yaitu sekolah menegah kejuruan (SMK). "Hampir semua Sekolah Menengah kejuruan di Kota Malang bekerja sama dengan perusahaan untuk menyalurkan siswa lulusannya supaya cepat terserap lapangan kerja dalam dan luar negeri. Saat ini ada 13 Sekolah Menengah kejuruan negeri dan 46 Sekolah Menengah kejuruan swasta di Kota Malang. Beberapa di antaranya mempunyai bidang menarik, menyerupai TI, farmasi, kecantikan, boga, dan busana," tutur Siti Ratnawati, Kepala Bidang SMP, SMA, dan Sekolah Menengah kejuruan Dinas Pendidikan Kota Malang.

Kota Malang hidup dari pendidikan. Setiap tahun, puluhan ribu mahasiswa gres tiba untuk mencar ilmu di 14 universitas negeri dan swasta di Kota Malang. Mereka berasal dari dalam dan luar Kota Malang.

Jumlah penduduk Kota Malang sendiri tahun 2013-2014 tercatat 848.474 jiwa. Dari jumlah itu, 200.000-an di antaranya yaitu siswa usia sekolah, mulai dari Taman Kanak-kanak sampai SMA. Mereka mencar ilmu di 1.500-an forum pendidikan formal, mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan khusus atau luar biasa, sampai universitas. Itu masih ditambah dengan keberadaan 200-an forum kursus yang tercatat di Dinas Pendidikan Kota Malang.

Banyaknya siswa usia sekolah tersebut rupanya juga menorehkan prestasi bagus bagi Kota Malang. Angka partisipasi murni sekolah mencapai 97 persen, serta angka putus sekolah SD 0,05 persen, Sekolah Menengah Pertama 0,37 persen, dan Sekolah Menengan Atas 0,68 persen.


Bahu-membahu

Malang yaitu kota pendidikan, daerah orang mengasah intelektualitas di segala bidang. Intelektualitas tidak tiba dengan sendiri. Kecerdasan dibangun sebetulnya antara masyarakat dan pemda.

Di bidang lingkungan, kota ini juga sudah menjadi percontohan. Melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Malang berusaha menangani sampah perkotaan menjadi energi terbarukan. Kota Malang menghasilkan sampah 607,44 ton per hari. Dari jumlah itu, sekitar 412,98 ton sampah masuk dan ditimbun di TPA Supit Urang.

Timbunan sampah terus menggunung sampai harus dibagi-bagi dalam sel-sel penampungan. Diperkirakan, ketika ini total timbunan sampah di TPA Supit Urang mencapai 2.272.500 meter kubik. Dari jumlah tersebut, estimasi produksi gas metan di TPA Supit Urang sekitar 10,35 juta BTU per jam.

 kami dari Dinas Pariwisata Kota Malang akan mengantar adik Terkini Melihat Intelektualitas di Kota Malang

Potensi gas metan itulah yang kemudian dilirik Pemkot Malang. Tahun 2012, gas metan itu secara sederhana ditangkap dan disalurkan ke rumah-rumah warga di sekitar TPA. Lebih dari 400 rumah sudah memanfaatkan gas metan tersebut untuk memasak.

Selain penangkapan gas metan, Kota Malang juga menjadi acuan pengelolaan bank sampah. Sampah anorganik, yang biasanya dibuang begitu saja, semenjak tahun 2011 didorong untuk dikumpulkan dan dijual ke bank sampah. Uang yang diperoleh akan ditabung dan suatu ketika diambil untuk banyak sekali keperluan, menyerupai membayar listrik, air PDAM, telepon, bahkan untuk biaya kesehatan.

Saat ini nilai transaksi bank sampah Kota Malang berkisar Rp 300 juta-Rp 500 juta per bulan. Jumlah nasabah mencapai 24.000 orang, mencakup 381 kelompok masyarakat (tiap kelompok anggotanya 20-100 orang), 178 sekolah, 900-an individu, 35 instansi, serta 25 lapak atau pengepul sampah.

Untuk sampah organik pun, warga Kelurahan Sukun mempunyai kecerdasan tersendiri dalam menGoalahnya. Mereka memelihara cacing lumbricus sehingga sisa sampah anorganik, menyerupai masakan sisa dan sampah dedaunan, tidak terbuang ke sungai. Cacing ini kesudahannya bisa dijual ke petambak sebagai pakan udang dengan harga cukup mahal, yakni Rp 50.000 per kg.

"Kami sedang upayakan sampah di Kota Malang bisa diolah menjadi tenaga listrik. Ini akan menjadi salah satu solusi energi alternatif yang lahir dari materi yang terbuang," tutur Anton.

Malang memang benar-benar kota cerdas. Kecerdasan tidak hanya di bidang pendidikan formal, tetapi juga meluas sampai ke sektor lingkungan. Dan, kecerdasan itu lahir alasannya yaitu kolaborasi warga dan pemerintah.

(sumber: Koran Kompas 31 Maret 2015)

Minggu, 06 April 2014

Terkini Aremania Yogyakarta Kawal Tc Arema Di Parangtritis


Aremania, tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana.

Julukan yang menempel pada suporter fanatik Arema itu masih terus dihidupkan oleh para fans Singo Edan. Terbukti, sore kemarin puluhan Aremania Yogyakarta tiba menyambut Cristian Gonzales dkk di Stasiun Tugu.

 Julukan yang menempel pada suporter fanatik Arema itu masih terus dihidupkan oleh para fan Terkini Aremania Yogyakarta Kawal TC Arema di Parangtritis

Aremania yang menyambut, kebanyakan ialah Arek Malang yang bekerja dan berkuliah di Jogjakarta tersebut menunggu kedatangan Arema semenjak siang hari. Sekitar pukul 15.00 WIB, para suporter hasilnya sanggup menemui para pemain. Nyanyian khas Aremania pun menggema di depan stasiun Tugu Yogyakarta.

“Arema, Arema, kita disini Arema. Arema, Arema kita disini Arema. Aku gembira menjadi Arek Malang. Kemana-mana dijuluki Singo Edan,” pekik Aremania Jogjakarta yang menyambut Beto Goncalves dkk.

Sembari menyambut Arema dengan nyanyian, suporter pun tak melewatkan kesempatan itu untuk berfoto bersama Gustavo Lopez dkk. Pasalnya, sudah satu tahun lamanya Aremania Jogjakarta tidak bertemu dengan tim pujaannya. Kali terakhir, Arema bertemu dengan Aremania Yogyakarta dikala menggelar TC di Sleman ekspresi dominan 2012-2013. Kala itu, Arema menginap di Jayakarta Hotel, dan menggelar ujicoba lawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo.

Satu tahun sehabis itu, Aremania kembali bertemu dengan Singo Edan kemarin. Tentu saja, pertemuan ini jadi ajang silaturahmi dan kangen-kangenan. Ahmad Firdaus, Aremania Yogyakarta mengungkapkan, sekitar 50 Aremania tiba secara dadakan ke Stasiun Tugu demi menyambut Arema.

“Jarkom kita mendadak, tiba sekitar 50 Aremania untuk sambut Arema. Kita bahagia Arema sanggup TC di Yogyakarta. Karena sudah satu tahun Arema tidak ke Yogyakarta. Pun, di ISL Persiba Bantul tidak satu wilayah dengan Arema, kesempatan ini kami pakai untuk luapkan kangen,” terperinci Idos, sapaan akrabnya.

Idos yang orisinil Malang namun berkuliah di Jogjakarta ini menegaskan, Aremania bakal mengawal Arema selama TC di pantai Parangtritis. “Kita akan menemani tim kita hingga TC selesai, kita pun siap antar hingga stasiun dikala pulang ke Malang hari Minggu nanti,” tutup Idos.

Sementara itu, Suharno, instruktur Arema ternyata juga sanggup perhatian khusus dari Aremania Klaten. Seperti diketahui, Klaten ialah daerah kelahiran Suharno. Pelatih berlisensi A AFC tersebut berpisah dari rombongan tim di Stasiun Tugu untuk pulang ke kampung halaman Klaten.

Rupanya, sudah ada Aremania Klaten yang menyambut Suharno di kediamannya. Suharno merasa kaget sekaligus bahagia dengan perhatian yang diberikan oleh Aremania.

“Saya kaget sekali, ternyata ada puluhan Aremania yang sambut aku di Klaten. Mas Cintung Korwil Klaten membawa sekitar 30 Aremania untuk sambut saya, bahagia rasanya ketemu dulur,” kata Suharno.
(fin/jon/JPNN/baju bola)

Rabu, 25 Desember 2013

Terkini Isl 2014 Diikuti 22 Klub Peserta

Setelah menunjukkan waktu selama satu pekan untuk mendapatkan kembali berkas dari klub yang ter-update untuk kembali dilakukan verifikasi, PSSI alhasil sudah memutuskan klub-klub yang akan berlaga di kompetisi Indonesian Super League (ISL) animo 2014 mendatang. Kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini nantinya akan diikuti sebanyak 22 klub.

Untuk memilih penerima ISL tahun depan, PSSI melaksanakan proses verifikasi yang menerapkan lima aspek, yakni finansial, legal atau hukum, administrasi, infrastruktur, dan pelatihan usia muda. Verifikasi itu dilakukan terhadap 25 tim.

Akhirnya pada pekan kemudian PSSI mengumumkan ada 22 tim yang dipastikan akan berlaga di ISL 2014. Namun sayangnya, tidak semua klub lolos dari lima aspek tersebut. Alhasil, PSSI pun mengutamakan dua aspek saja, yakni finansial dan infrastruktur. PSSI pun menunjukkan kesempatan kepada klub untuk menuntaskan dua aspek tersebut pada sepekan kemarin.

“Dari sembilan klub, update-nya ada lima klub dalam catatan terkait keuangan dan ada enam klub yang terkait stadion. Pleno yang dilakukan Liga Indonesia dan Komite Kompetisi, PSSI memutuskan dan menetapkan, perseta kompetisi 2014, definitif 22 klub,” kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono dalam jumpa persnya di Kantor PT Liga Indonesia, Rasuna Epicentrum, Jakarta Senin petang.

Terkait dengan aspek keuangan, Joko membeberkan klub itu di antaranya Sriwijaya FC, Persela Lamongan, dan Persija Jepara. Tiga klub itu tercatat masih mempunyai kewajiban kepada pemain. Sriwijaya FC misalnya, masih punya kewajiban Rp. 1,7 miliar kepada pemain. Jumlah itu, berdasarkan Joko sudah berkurang dari sebelumnya. “Dari catatan yang masuk ke Liga Indonesia sebelum 10 Desember, SFC punya utang 3-4 miliar rupiah. Per 20 Desember 2013, terkonfirmasi sisa 1,7 miliar,” kata Joko.

Sementara untuk Persela gres membayar Rp. 2,1 miliar rupiah. Sebelum 10 Desember, Persela masih belum membayar kewajiban sebesar sekitar Rp. 3 miliar. “Kalau Persijap, sebelum 10 Desember hampir 2 miliar. Persijap terkonfirmasi mengeksekusi hampir 1,5 miliar. Sisa hampir 300 juta,” Joko.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI ini membeberkan pelolosan ketiga klub itu juga dengan catatan. “Klub bukan basa-basi menuntaskan permasalahannya. Klub serius dengan kemampuan. PSSI menunjukkan catatan, tiga klub menyetujui tawaran penyelesaian sebelum kompetisi dimulai. Jika hingga 15 Januari 2014 klub tidak memenuhi, maka hak komersial bersangkutan di animo akan tiba ditangguhkan. Seluruh klub hanya disahkan dengan 18 pemain,” ujarnya.

Tak hanya soal aspek finansial, permasalahan infrastruktr bergotong-royong juga belum rampung. Namun, PSSI alhasil meloloskan klub yang masih bermasalah tersebut. Terdapat ada enam klub yang masih bermasalah dengan infrastruktur. Stadion yang sebelumnya mereka olok-olokan tidak sesuai standar.

Tiga di antaranya, yakni Persita Tangerang, Perseru Serui, dan Persiram alhasil dipaksa untuk pindah. Persita alhasil akan memakai Stadion Singaperbangsa, Karawang, Perseru di Stadion Mandala, sementara Persiram memakai Stadion Maguwoharjo, Sleman. “Persiram dengan cadangan yakni Stadion Mandala, tapi akan kami putuskan sebelum Inter Island Cup digelar,” kata Joko.

Sementara tiga lainnya dibiarkan tetap memakai stadion yang sebelumnya diajukan. Namun, pembiaran itu dengan catatan. “Persiba Balikpapan, Persela Lamongan, dan Persik Kediri akan dimonitor dengan ketat. Sampai pertengahan Januari 2014, mereka harus membenahi kualitas lapangan dan lampu,” ujarnya.

Dengan adanya 22 klub itu, maka format kompetisi ISL pun dipastikan akan dibagi menjadi dua wilayah yakni barat dan timur. Pembagian wilayah akan ditetapkan seminggu semenjak hari Senin, 23 Desember 2013. Kick off ISL akan dimulai pada 1 Februari 2014. “Jadi, ada dua grup atau wilayah, yakni Barat dan Timur. Setiap wilayah akan ada 11 klub,” ujarnya.

Minggu, 09 September 2012

Terkini Skuad Muda Arema Berharap Sentuhan Magis Paulo Camargo

Kedatangan Pelatih Paulo Camargo ke Arema Indonesia menjadi kabar bangga bagi pemain muda. Kepelatihan Camargo menjadi momentum berharga bagi talenta-talenta belia Arema menawarkan kualitasnya di depan Aremania, suporter fanatik Arema.

Kedatangan Pelatih Paulo Camargo ke Arema Indonesia menjadi kabar bangga bagi pemain muda Terkini Skuad Muda Arema Berharap Sentuhan Magis Paulo Camargo
Camargo dikenal sebagai instruktur yang tidak mengutamakan pemain bintang dalam timnya. Dia bisa membaca kemampuan pemain tanpa memandang usia maupun status di klub sebelumnya. Dia sudah menunjukan itu. Pamor pemain cemerlang sesudah dipoles mantan instruktur Sao Paulo itu. Tak heran kalau pemain-pemain muda Arema tak sabar menunggu kedatangan instruktur ini ke Stadion Kanjuruhan.

“Saya mendengar Camargo suka mengorbitkan bakat-bakat gres di tim. Tentu saja itu menjadi kabar bangga bagi saya sebagai pemain muda alasannya ialah berpeluang lebih banyak kesempatan. Saya sangat berharap Camargo mempertahankan gaya kepelatihannya itu,” ucap Dendi Santoso, striker muda Arema Indonesia.

Pemain berusia 22 tahun ini sejatinya sudah menjadi bab penting tim Arema dalam beberapa animo terakhir. Namun, alasannya ialah usianya yang masih muda dan belum banyak pengalaman, tim utama tidak selalu menjadi habitat ideal baginya. Dilatih Camargo, beliau berharap kemampuannya bisa terus berkembang.

Nama menyerupai Dendi dan sejumlah pilar Arema lainnya pernah mencicipi sentuhan Robert Rene Alberts yang gemar mengorbitkan bakat baru. Saat dilatih Robert pula Dendi dan kawan-kawan menerima kepercayaan lebih dalam tim. Itu yang menjadi cita-cita animo depan. Pemain yang bisa berposisi winger atau striker ini sangat mendukung penunjukan Camargo sebagai instruktur Arema.

Penunjukan itu, berdasarkan dia, sebagai bukti administrasi Arema sangat peduli dengan perkembangan skuad muda, terutama sesudah melihat apa yang telah dilakukan Camargo. Manajemen Arema terlihat terang ingin mengoptimalkan kemampuan Camargo menangani pemain-pemain muda. Itu terlihat dalam perpanjangan kontrak kepada sejumlah pemain.

Kedatangan Pelatih Paulo Camargo ke Arema Indonesia menjadi kabar bangga bagi pemain muda Terkini Skuad Muda Arema Berharap Sentuhan Magis Paulo Camargo
Rata-rata mereka yang dikontrak berusia di bawah 30 tahun, kecuali Ahmad Kurniawan dan Khusnul Yuli. Jika diambil rata-rata, usia pemain Arema yang sejauh ini dikontrak ialah sekitar 24 tahun.

“Kami memiliki banyak pemain muda berbakat. Kami ingin regenerasi tanpa harus banyak mengeluarkan dana untuk membeli pemain bintang,” tutur Ruddy Widodo, Direktur Utama Arema.

Perekrutan paling mencolok sejauh ini hanyalah pemain muda Reza Mustofa dari Persema Malang. Ruddy menegaskan Arema belum memiliki rencana merekrut pemain dengan status bintang dan nilai kontrak selangit. Hingga sekarang beliau menilai kekuatan pemain lokal Malang masih sangat bagus.

“Kami punya Dendi, Reza dan beberapa pemain muda yang akan dipromosikan ke tim senior. Camargo sejauh ini juga tidak meminta pemain macam-macam. Jadi, berdasarkan saya, pemain muda harus bekerja keras dan memanfaatkan kesempatan dilatih Camargo,” pungkas Rudi.
(kukuh setyawan)

Sabtu, 11 Agustus 2012

Terkini Selamat Ulang Tahun Perak Arema Indonesia ...!!!

Hari ini, 11 Agustus, skuad Arema Indonesia genap berusia 25 tahun. Tim pujian Arek Malang ini sudah semakin dewasa. Singo Edan harus bisa menggapai prestasi yang lebih baik lagi kedepannya. Paling tidak, itu ibarat yang menjadi impian dan keinginan dari seluruh penggawa Arema, Aremania dan arek-arek Malang dimanapun berada.

Sepanjang berdiri, Arema pernah menyabet rentetan thropy juara, diawali dari Piala Galatama 1992, kompetisi Galatama 1992-1993, Liga Divisi I 2004, Piala Indonesia 2005,2006 sampai Liga Super Indonesia 2009-2010. Selain itu, untuk tim U-18, tercatat pernah meraih juara Piala Suratin atau Liga Remaja 2007.

 Tim pujian Arek Malang ini sudah semakin remaja Terkini Selamat Ulang Tahun Perak Arema Indonesia ...!!!
Butuh tahapan bagi tim yang awal lahirnya menggunakan nama Arema Malang ini untuk bisa menjadi tim profesional sampai kini. Lika-liku, suka senang dan usaha keras selalu membumbui perjalanan tim. Entah itu buah dari duduk masalah krisis keuangan atau lainnya. Hanya saja, semua itu menjadi pesan yang tersirat dan pelecut semangat bagi Arema untuk tetap eksis dan menjadi salah satu tim sepakbola yang disegani.

Jika menengok dongeng diawal berdiri, Arema yang lahir di tahun 1987 sudah mulai menggebrak ketika usianya gres menginjak lima tahun. Gelar juara kompetisi Galatama 1992-1993 diraihnya sesudah menjadi yang terbaik di kompetisi elit yang diikuti oleh tim-tim profesional, alias tim non perserikatan. Ongis Nade bisa menyisikan tim-tim langganan juara ibarat Pelita Jaya dan Arseto Solo.

Itulah gelar pertama yang diraih tim reinkarnasi dari Armada 86 yang tidak lepas dari tugas Derek, warga jalan Karimunjawa 1, kelurahan Kasin kota Malang pada masa 1980 an. Meski ketika mewakili Indonesia di ajang kejuaraan klub Asia 1992-1993, hasil penampilan Mickey Tata dkk kurang terlalu memuaskan. Namun, dari trophy itu, Arema yang sudah dipegang Lucky Acub Zenal mulai semakin disegani sekalipun krisis dana kolam menjadi duduk masalah klasiknya.

Sayang, usai juara kompetisi Galatama, puasa gelar terjadi. Namun, Arema bisa menembus babak delapan besar Ligina, kompetisi hasil peleburan antara Galatama dengan perserikatan. Puasa itu gres terhenti usai Singo Edan menjadi juara Liga Divisi I 2004. Prestasi itu sekaligus mengantarkan Arema naik kasta ke Divisi Utama sesudah sempat degradasi di penghujung Ligina 2003.

Aremania dan Arek Malang berpesta menyambut kemenangan tim yang kala itu gres 1,5 tahun dipegang PT Bentoel Prima Tbk, sesudah Lucky, pengelola usang menjual Arema buntut krisis financial. Bersama perusahaan rokok asal Malang ini, Singo Edan menemukan kejayaannya.

Dukungan dana berlimpah dari Bentoel juga menyebabkan Arema sebagai tim kuat. Meski sempat kerap kali ‘dikerjai’ PSSI, dua gelar juara bisa diboyong tim dalam dua tahun beruntun, yakni Piala Indonesia 2005 dan 2006. Sayang, masuknya pemilik gres di badan Bentoel, menciptakan Bentoel harus melepaskan Arema di tahun 2009.

Tim ini pun dikelola ramai-ramai oleh wong-wong Ngalam, yang tercatat mulai dari pengusaha, pejabat kawasan dan investor dengan ditandai pergantian nama menjadi Arema Indonesia. Bukan Arema jikalau tak bersemangat. Dengan segala keterbatasan, mereka tetap bisa mencatatkan prestasi ciamik dengan sukses menjadi jawara Liga Super Indonesia, kasta tertinggi di Indonesia, dari sebuah perjalanan kompetisi penuh.

Sederetan throphy itu yang sekarang melekat di badan Arema harus kembali diraih seiring usianya yang sudah 25 tahun ibarat yang menjadi impian dan keinginan pendukungnya.

“Semoga Arema sukses dan senang selalu, Arema bisa jadi satu untuk Aremania bisa senang lagi, biar Tuhan bisa membantu Arema kedepan, menjadi juara lagi,” ungkap Claudio de Jesus, mantan stopper Arema yang ikut membawa Arema juara Divisi I dan Piala Indonesia 2005.

“Saya ucapkan selamat ulang tahun untuk Arema yang ke 25, biar sukses dan terus eksis. Kita tentunya berharap Arema bisa terus berprestasi dan kembali raih gelar juara ibarat sebelum-sebelumnya, alasannya ialah itu jadi pujian kita bersama,” imbuh Mahdi ‘Meok’ Haris, salah satu legnda Arema.
(poy/bua)

Kamis, 17 Mei 2012

Terkini Arema Indonesia Sikat Kawan Kukar 5-3 , Thanks To Aremania ... !

Aremania kembali memperlihatkan loyalitasnya pada tim kesayangannya. Pendukung setia tim Singo Edan tersebut memenuhi Stadion Kanjuruhan Arema Indonesia melawan Mitra Kukar di Stadion Kanjuruhan (17/5) sore ini. Tercatat oleh Panpel penonton yang hadir di Stadion Kanjuruhan berjumlah 33.725. Jumlah tersebut membuat nyaris tak ada sisa kawasan duduk di tribun ekonomi, VIP dan VVIP.

Mengenakan atribut kebesarannya yang berwarna biru, Aremania tak kenal lelah memperlihatkan motivasi pada Muhmammad Ridhuan dkk sepanjang pertandingan. Selain tubruk yang menarik untuk disimak, Aremania juga menyuguhkan kreativitasnya dengan membawa balon berwarna biru, sehingga membuat suasana stadion menjadi meriah.

Aremania kembali memperlihatkan loyalitasnya pada tim kesayangannya Terkini Arema Indonesia Sikat Mitra Kukar 5-3 , Thanks to Aremania ... !
Media officer Arema Indonesia, Sudarmaji, mengucapkan terima kasih atas kedatangan Aremania yang memenuhi Stadion Kanjuruhan. Menurut Sudarmaji kedatangan Aremania ini sangat berarti dalam memperlihatkan motivasi kepada pemain untuk lebih bersemangat dalam menjalani pertandingan apalagi tim Singo Edan ketika ini ditargetkan untuk menjauhi zona degradasi.

“Terimakasih untuk Aremania yang hari ini sangat luar biasa dalam memperlihatkan dukungan. Dukungan Aremania ini sangat berarti untuk memotivasi pemain biar lebih bersemangat. Terlebih ketika ini Arema Indonesia dituntut untuk bisa menjauhi zona degradasi,” ujarnya disela-sela pertandingan.

Semenatara itu dalam pertandingan Arema Indonesia kesannya berhasil menaklukkan tamunya, Mitra Kukar, dengan skor 5-3. Dengan hasil ini, Arema memang tetap di posisi 15 namun dengan koleksi 26 poin. Jumlah ini menyamai poin Persisam Samarinda dan PSMS Medan yang berada di atas mereka. Arema hanya kalah selisih Goal.

Sejak peluit dibunyikan, tempo pertandingan pribadi berjalan cepat. Babak pertama pun berlangsung seru dan membuat drama enam Goal. Mitra Kukar mengejutkan tuan rumah terlebih dahulu sehabis Gustafe Bahoken berhasil menjebol gawang Arema ketika tubruk gres berjalan lima menit. Bek abnormal tersebut memanfaatkan bola muntah hasil tendangan bebas Hamka Hamzah yang ditepis oleh Kurnia Meiga.

Namun, keunggulan til tamu tidak bertahan usang sehabis hanya dalam tujuh menit, Arema berhasil membalikkan kedudukan menjadi 2-1. Pada menit ke-10, Dendy Santoso berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Goal yang dicetak melalui tendangan first time di kotak penalti, dan dua menit kemudian, Muhammad Ridhuan membuat Arema berbalik unggul memanfaatkan kombinasi dari tendangan bebas.

Pada menit ke-31, Arema berhasil memperbesar keunggulan sehabis Herman Dzumafo bisa memanfaatkan kesalahan lini belakang Mitra Kukar dan membuat kedudukan menjadi 3-1. Namun, Mitra berhasil memanfaatkan kelengahan Arema, satu menit sehabis Goal Dzumafo, Zulham Zamrun berhasil memperkecil kedudukan menjadi 3-2.

Babak pertama, tampak akan usai dengan keunggulan Arema, tetapi Mitra Kukar berhasil memanfaatkan peluang terakhir mereka. Berawal dari tendangan bebas Ahmad Bustomi, bek Arema Munhar mencoba melaksanakan penghalauan, sayang bola malah masuk ke gawang sendiri sehingga babak pertama ditutup dengan skor imbang 3-3.

Aremania kembali memperlihatkan loyalitasnya pada tim kesayangannya Terkini Arema Indonesia Sikat Mitra Kukar 5-3 , Thanks to Aremania ... !
Di paruh kedua, Arema yang tak mau aib di depan mendukung sendiri terus menerapkan permain agresif. Gol keempat pun tiba lewat tandukan Seme Patrick pada menit 67. Skor berkembang menjadi 4-3.

Selang dua menit, kembali Singo Edan menambah keunggulan mereka melalui Goal pemain pengganti, Arif Ariyanto. Arif sukses mematahkan jebakan offside Mitra Kukar dan mengecoh kiper Hendro Kartiko. Skor 5-3 untuk keunggulan Arema bertahan sampai tubruk berakhir.

Kemenangan Arema tersebut tidak membuat posisi mereka di klasemen naik, namun kemenangan tersebut menjadi modal kasatmata sebelum melaksanakan tur Sumatera ke markas PSAP Sigli dan PSMS Medan. Bagi Mitra Kukar, kekalahan ini memaku mereka di peringkat sembilan dengan koleksi 31 poin.

Senin, 19 Maret 2012

Terkini Sudahlah Djohar... !!!

 Pernyataan itu dilontarkan Dhimam Abror Terkini Sudahlah Djohar... !!!

Tak becus urus sepakbola, Djohar Arifin Husin layak lengser. Pernyataan itu dilontarkan Dhimam Abror, Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Pusat.

Lewat Rapat Akbar Sepakbola Nasional (RASN) yang digelar Forum Pengurus Provinsi (FPP) pada 18 Desember 2011, lahir mosi tidak percaya atas kepemimpinan Djohar sebagai Ketua Umum PSSI beserta para pengurusnya yang terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) 9 Juli 2011 di Solo.

Djohar dinilai telah merusak sepakbola Indonesia dengan hukum dan langkahnya yang berseberangan dengan Statuta PSSI dan hukum lain yang berlaku, termasuk keputusan Kongres PSSI.

Menilai kepemimpinan Djohar dkk yang sekarang telah lengser lewat bergulirnya KLB 18 Maret 2012 sesuai harapan 2/3 anggota PSSI, Dhimam yang juga Ketua Harian KONI Jawa Timur setuju Djohar dkk memang harus turun takhta dari dingklik tertinggi kepengurusan PSSI.

"Tidak usah bicara Statuta PSSI, lihat info olahraga, khususnya sepakbola, semua niscaya setuju menilai kalau Djohar dkk memang tidak layak memimpin PSSI," tegas Dhimam.

"Cara mereka mengelola sepakbola sungguh di luar dugaan. Harapan KLB 9 Juli 2011 melahirkan kepengurusan PSSI yang lebih baik ternyata tidak dijawab Djohar dkk dengan baik. Saya kira mereka memang tidak punya keahlian mengelola sepakbola Indonesia, khususnya PSSI," lanjut Dhimam.

Bukan tanpa dasar Dhimam menyatakan itu dengan melihat agresi sapu higienis Djohar dkk dalam memimpin PSSI. Ya, para pengurus dan agenda yang sudah ada dan berjalan pada PSSI terdahulu diubah dan diganti dengan agenda baru. Tak hanya itu. Perubahan itu pun tidak dilakukan dengan cara dan proses yang baik dan benar.

"Salah satunya ialah agresi sapu higienis Djohar dalam kepengurusan PSSI. Pengurus dan agenda yang bahwasanya sudah berjalan baik malah diubah. Parahnya, itu semua dilakukan dengan cara yang tidak sempurna dan tidak taat aturan, khususnya Statuta PSSI," pungkas Dhimam. (sportiplus)

Kamis, 29 Desember 2011

Terkini Jangan Pilih Ketua Umum Pssi Yang Menyerupai Boneka

Pengamat sepak bola Indonesia Tommy Welly menilai, kisruh yang melanda PSSI dikala ini sulit untuk diselesaikan. Salah satu cara untuk mengurai benang kusut yakni mengganti pengurus gres dengan digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB).

Dia juga sependapat dengan langkah Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) yang bakal menyelenggarakan KLB pada 6 Maret 2012 mendatang di Surabaya.

Pengamat sepak bola Indonesia Tommy Welly menilai Terkini Jangan Pilih Ketua Umum PSSI Yang Seperti Boneka

"Tolong siapkan KLB dengan baik. Pilih ketua yang kredibel dan tidak mempunyai kepentingan apapun. Jangan hingga menentukan ketua, kemudian dijadikan boneka," kata Tommy pada Acara Refleksi Akhir Tahun perihal Perjalanan PSSI, Seputar Kisruh PSSI dan Pasca-Kongres di Kompleks Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Kamis (29/12).

Boneka yang dimaksud Tommy yakni Ketum PSSI Djohar Arifin Husin, yang sejauh ini dinilai hampir tak berani menjalankan programnya dengan inisiatif sendiri. Namun, laki-laki asal Medan tersebut terlebih dulu berkonsultasi dengan Arifin Panigoro, seorang pengusaha yang disebut-sebut berada di belakang Djohar.

"Lihat saja. Mau melaksanakan ini, ia tiba ke Jenggala (Rumah Arifin Panigoro-red) dulu. Mau itu ke Jenggala lagi. Ke depan, jangan hingga ketua yang gres ibarat ini yang disetir pihak tertentu," ungkap dia.

Pria yang juga sering menjadi komentator sepak bola ini menambahkan, kalau PSSI berhasil merangkul semua kalangan, niscaya sepak bola nasional akan lebih maju.

"Jangan malah melaksanakan revolusi sepak bola. Menurut saya, frase 'revolusi' tidak sempurna untuk diterapkan di sepak bola. Program yang baik dari kepengurusan sebelumnya dipertahankan, kemudian yang buruk ditinggalkan. Kalau direvolusi total, mana sanggup maju sepak bola Indonesia," tandasnya.

Dia juga menyayangkan tindakan PSSI yang tidak mendaftarkan Persipura Jayapura tampil di Liga Champion Asia. Padahal, kejuaraan itu diikuti klub-klub dari negara elite di Asia ibarat Jepang, Korea dan Arab.

"Ini sesungguhnya tahapan yang harus dilalui kalau sepak bola Indonesia ingin berkembang. Ada kesempatan menghadapi tim-tim elite di Asia saja tidak ikut, mana mungkin akan ke Piala Dunia. Jangan mimpi juga Indonesia akan jadi Macan Asia," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Pengprov PSSI DKI Jakarta Hardi HAsan mengatakan, seluruh Pengprov di Indonesia pernah diberi akad oleh Djohar Arifin akan diberi uang training sebesar Rp 1 miliar per tahun. Namun, hingga dikala ini, akad tersebut belum kunjung ditepati. "Janji itu nol hingga sekarang," ujar dia.

Dia juga berharap, KLB yang diselenggarakan KPSI nanti benar-benar menentukan ketua umum yang sanggup meluruskan seluruh problem seputar PSSI dan menyatukan aneka macam macam kelompok dan kepentingan. Ketika disinggung mengenai sosok yang sempurna memimpin induk sepak bola nasional, Hardi menyebut Dahlan Iskan dan EE Mangindaan.

(sumber:suaramerdeka)

Rabu, 30 November 2011

Terkini Skuad Arema Indonesia Segera Diperkenalkan Ke Publik

Skuad Arema Indonesia yang dipersiapkan untuk kompetisi Indonesia Super League (ISL) akan segera diperkenalkan / dilaunching kepada Aremania dan warga Malang Raya. Dijawalkan pada hari Minggu tanggal 04 Desember 2011 pukul 10.00 wib pagi bertempat di gedung Graha Cakrwala Universitas Negeri Malang / UM program launching singo Edan Arema Indonesia akan diadakan.

Skuad Arema Indonesia yang dipersiapkan untuk kompetisi Indonesia Super League  Terkini Skuad Arema Indonesia Segera Diperkenalkan ke Publik

Manajer Media Officer PT.Arema Indonesia Sudarmaji menyatakan format ataupun isi program tersebut yaitu memperkenalkan pemain Arema Indonesia, bersamaan peluncuran kostum atau jersey yang akan digunakan pemain tersebut selama kompetisi ISL berlangsung.

Berikut Daftar Nama Lengkap Pemain Arema Indonesia yang telah resmi dikontrak :

Penjaga Gawang :     Dian Agus Prasetyo (eks Pelita Jaya)     Rudi Ardiansyah (eks Tangerang Wolves)  Pemain Belakang :     Charis Yulianto (eks Sriwijaya FC)     Semme Piere Patrick (eks Persema Malang)     Sujarwoko (eks Metro FC)     Khusnul Yuli (eks Persebaya)     Nurul Mauludi (eks Metro FC)     Kerry Yudiono  Pemain Tengah :     Luki Ari (Arema U-21)     Oki Deri     Gilang ( Arema U-21)     Andik Faturahman (Arema U-21)     Supriadi     Kim yong Hee ( eks Sriwijaya FC)     Irsyad Aras (eks PSM)     Catur Pamungkas (eks Metro FC)  Pemain Depan :     Beni Kristian (eks Metro FC)     Marcio Souza (eks Deltras Sidoarjo)     Nanda     Dicky Firasat

(sumber:malangsoccwenews.web.id)

Minggu, 27 November 2011

Terkini Wolfgang Pikal Instruktur Singo Edan Ekspresi Dominan 2011 - 2012

Ujicoba Arema [ISL] melawan Persekab yang dimenangkan oleh Arema [ISL] 6-3 kemarin terasa istimewa lantaran mantan ajun instruktur timnas senior Wolfgang Pikal telah resmi menangani Arema Indonesia yang akan tampil di Liga Super Indonesia (ISL) 2011/12. Manajemen Arema Indonesia mengontrak Pikal selama satu musim.

Kemarin, instruktur berlisensi B UEFA ini memasuki stadion didampingi Direktur PT.Arema Indonesia Rudi Widodo, dan eksklusif menyapa para supporter Aremania yang memadati stadion Kanjuruhan untuk melihat uji coba tersebut. Wolf mengaku bahagia bergabung dengan Arema. Sebelumnya, Pikal sempat berharap bisa menangani salah satu klub di Indonesia sehabis tidak menjadi ajun instruktur di tim nasional.

 melawan Persekab yang dimenangkan oleh Arema  Terkini Wolfgang Pikal Pelatih Singo Edan Musim 2011 - 2012

Dia menyampaikan jikalau bukan menjadi diam-diam umum lagi Arema Indonesia yaitu salah satu klub terbesar di Indonesia. Apalagi didukung suporter fanatiknya, Aremania. Dia bilang bahwa Arema yaitu klub yang top di Indonesia.

"Setelah saya nanti malam (kemarin red.) sudah menuntaskan kontrak dengan administrasi eksklusif saya akan adakan meeting dengan team jajaran pelatih," ujar laki-laki yang usang tinggal di pulau Dewata Bali tersebut.

Media officer Arema Sudarmaji mengungkapkan, alasan administrasi klub mengontrak Pikal disebabkan banyaknya pihak yang menginginkan Singo Edan ditangani instruktur berpengalaman di tim nasional.

“Apalagi Aremania dan pecinta sepakbola di Malang Raya sudah mengetahu reputasi Wolfgang Pikal,” kata dia.

“Manajemen berharap semoga Aremania memperlihatkan dukungan, sekaligus saran dan masukan kepada administrasi maupun tim, semoga persiapan Arema Indonesia menghadapi ISL nanti berjalan dengan baik, dan bisa mengukir prestasi di ISL.”

Ditambahkan, Arema masih perlu banyak evaluasi. Mengingat waktu sangat mepet menghadapi ISL, Pikal harus segera menyusun jadwal percepatan untuk persiapan tim yang tangguh. Salah satu jadwal jangka pendek yang dilakukan bakal digelar TC selama tiga hari kedepan di Kota Batu.

Nantinya, Wolfgang juga akan dibantu oleh para instruktur yang sudah usang berada di Arema terlebih dahulu ibarat Joko Susilo, Dwi Sasmianto dan Siswantoro untuk membentuk dan mempersiapkan team Arema Indonesia menuju kompetisi Indonesia Super League atau ISL

 melawan Persekab yang dimenangkan oleh Arema  Terkini Wolfgang Pikal Pelatih Singo Edan Musim 2011 - 2012

Profil Wolfgang Pikal (by Wikipedia)

Wolfgang Pikal (lahir di Wina, Austria, 1 November 1967; umur 43 tahun) yaitu mantan ajun instruktur tim nasional sepak bola Indonesia dikala posisi instruktur dijabat Alfred Riedl.

Pikal sempat menjadi pesepakbola dengan berkarir bersama klub divisi tiga SR Donaufeld, sampai usia 22 tahun, dan terpaksa berhenti dari karirnya sebagai pemain sepakbola akhir patah engkel. Pikal kemudian berkeliling dunia sebelum kesannya berlabuh di Bali. Di Bali ia bertemu dengan perempuan Indonesia yang kemudian menjadi istrinya. Pikal lantas memulai hidupnya yang gres dengan merintis bisnis tekstil.

Selama 10 tahun ia tak menyentuh soal sepakbola. Namun berkat pertemuannya dengan Dick Buitelaar mantan instruktur PS Perseden Denpasar, Pikal kembali terlibat dalam dunia sepak bola. Sejak 1999 Pikal lantas menekuni bidang kepelatihan dengan melatih sejumlah klub di Bali. Ia lantas menimba ilmu kepelatihan di klub-klub top Eropa termasuk Arsenal, Aston Villa dan Ajax Amsterdam dan sekarang telah mempunyai 20 akta kepelatihan, diantaranya Lisensi B UEFA, Lisensi FA, dan KNVB Belanda. Di Bali, Pikal menangani tim anabawang di Akademi Real Madrid Asia.

Awal perkenalannya dengan Riedl bermula dari seorang teman pada 2008. Riedl yang ketika itu masih melatih klub Vietnam Haipong tertarik dengan "presentasi" Pikal melalui cuilan dvd. Pikal kemudian menghabiskan waktu bersama Riedl selama dua pekan untuk berguru teknik kepelatihan. Riedl lantas berjanji akan menghubunginya jikalau jadi bekerja di Indonesia. Dua tahun kemudian, Riedl mendapatkan ajuan untuk menjadi instruktur timnas Indonesia dan ia menunjuk Pikal sebagai asistennya.

Jumat, 25 November 2011

Terkini Arema Indonesia - Japan University Football Association (Juva)


Arema Indonesia yang bakal memulai kompetisi Indonesia Super League (ISL), digandeng JUFA Jepang untuk membuatkan pendidikan sepak bola usia dini di Malang.

Singo Edan menjalin kerjasama dengan Japan University Football Association (JUFA) atau Asosiasi Sepak Bola Liga Mahasiswa Jepang.

Media Officer Arema Indonesia, Sudramadji, mengungkapkan bahwa pembicaraan kerjasama ini sudah dimulai semenjak tahun lalu, tepatnya sebelum menghadapi Cerezo Ozaka, Jepang.

"Salah satunya, pertemuan itu akan menindaklanjuti pertemuan Manajemen Arema Indonesia dengan Japan University Football Association (JUFA), atau tim sepak bola mahasiswa di Jepang dikala mengikuti LCA tahun lalu," terang Sudarmadji, Jumat (25/11/2011).

Utusan yang tiba tersebut diantaranya ialah Executive Director JUFA, Kent Takahashi dan Masahiro Inui, Team Manager Fukuoka University Football Club, salah satu tim dibawah naungan binaan JUFA.

Dukungan suporter fanatik, Aremania, serta pengembangan sepak bola usia dini yang mulai dirintis Arema diakui Kent sebagai salah satu faktor ketertarikan JUFA, demikian diungkapkan Sudarmadji.

“Makanya, pihak JUFA ingin bekerja sama dalam pengelolaan usia dini. Adapun tahap awal yang akan dilakukan ada dua program. Yakni Coaching Clinic kerjasama JUFA dengan Arema Indonesia, dan pertandingan ujicoba,” akunya.

“Acara bakal digelar pada 19-20 Maret 2012. Untuk aktivitas Coaching Clinic nanti akan melibatkan kalangan pelajar usia 10-14 tahun untuk diberikan pendidikan dan wawasan wacana sepak bola," katanya.

Masih berdasarkan Kent, tim dibawah naungang JUFA itu sudah melaksanakan keliling ke banyak sekali Negara untuk menimba ilmu. Lalu, dipilihlah Indonesia, alasannya ialah kompetisi di Indonesia sangat bagus, dan mendapat pemberian yang besar dari penontonnya. "Selain itu, banyak pemain jepang yang juga bermain di Indonesia," ujarnya.

Keuntungan lain yang didapat Arema antara lain ialah jalan masuk lebih gampang untuk melaksanakan pendekatan kepada para alumnus JUFA. “Bahkan, sanggup merekrut untuk menjadi bermain di Arema Indonesia. Program ini akan direalisasikan pada tahun 2012 mendatang," tandasnya.

Terkini Jadwal Arema Indonesia Putaran I Kompetisi Isl 2011 - 2012

Jadwal Arema Indonesia Putaran I Kompetisi ISL 2011 - 2012

HARI TANGGAL PERTANDINGAN

SELASA 06 Des 2011 AREMA INDONESIA vs PERSELA LAMONGAN SABTU 10 Des 2011 PERSIBA BALIKPAPAN vs AREMA INDONESIA RABU 14 Des 2011 GRESIK UNITED vs AREMA INDONESIA RABU 04 Jan 2012 AREMA INDONESIA vs PERSIRAM RAJA AMPAT MINGGU 08 Jan 2012 AREMA INDONESIA vs SRIWIJAYA FC JUMAT 13 Jan 2012 PERSIDAFON DAFONSORO vs AREMA INDONESIA RABU 18 Jan 2012 DELTRAS SIDOARJO vs AREMA INDONESIA MINGGU 22 Jan 2012 AREMA INDONESIA vs PSMS MEDAN SABTU 28 Jan 2012 AREMA INDONESIA vs PSAP SIGLI RABU 01 Feb 2012 PERSISAM SAMARINDA vs AREMA INDONESIA MINGGU 05 Feb 2012 MITRA KUKAR vs AREMA INDONESIA KAMIS 16 Feb 2012 AREMA INDONESIA vs PSPS PEKANBARU MINGGU 19 Feb 2012 AREMA INDONESIA vs PERSIJA JAKARTA MINGGU 11 Mar 2012 PELITA JAYA vs AREMA INDONESIA KAMIS 15 Mar 2012 PERSIB BANDUNG vs AREMA INDONESIA MINGGU 25 Mar 2012 AREMA INDONESIA vs PERSIPURA JAYAPURA KAMIS 29 Mar 2012 AREMA INDONESIA vs PERSIWA WAMENA


Kamis, 18 Agustus 2011

Terkini Selamat Tiba Meneer Albert ...

Arema Indonesia akan kembali dilatih sosok yang pernah membawa Arema menjadi juara Indones Terkini Selamat Datang Meneer Albert ...
Arema Indonesia akan kembali dilatih sosok yang pernah membawa Arema menjadi juara Indonesia Super League (ISL) animo 2009-2010. Pelatih asal Belanda, Robert Rene Albert, siap menjadi arsitek “Singo Edan” sehabis klub tersebut melunasi utangnya kepada Robert sebesar Rp 100 juta.

“Awalnya, Robert tak mau kembali melatih alasannya yaitu utangnya (Arema) belum dibayar. Tapi kalau utangnya dibayar oleh Arema, ia siap melatih Arema,” kata investor gres Arema, Iwan Budianto, dalam jumpa pers di kantor Arema, Jalan Sultan Agung, Kota Malang, Rabu (17/8/2011) malam.

Arema melunasi utang kepada Robert yang sudah lewat satu tahun itu pada Senin (15/8/2011) lalu. Begitu mendapatkan pembayaran, Robert eksklusif menyatakan bersedia melatih Arema. “Setelah dibayar, Robert eksklusif berkenan. Kaprikornus ia sudah siap dikontrak Arema,” tegas Iwan.

Selama ini Alberts dianggap memiliki komunikasi yang manis dengan pemain sekaligus suporter Aremania. Dan juga ia tidak terlalu rewel dalam meminta pemain yang harus direkrut klub. Siapa pun pemain yang ada, bakal dimaksimalkan. Alberts juga lebih memihak pemain kalau terjadi problem di badan klub, contohnya kasus finansial. Kalau ada kelemahan, mungkin di faktor fasilitas. Alberts diprediksi bakal meminta kemudahan lebih dibanding ketika menangani Arema dua animo lalu. Namun sepertinya administrasi Singo Edantak keberatan memenuhi seruan instruktur dari Negeri Tulip tersebut.

Dalam waktu erat ini, administrasi Arema akan membicarakan kontrak dengan Robert melalui agennya, Onana Jules Denies. Iwan mengatakan, Arema sudah mengirimkan anjuran tawaran kepada Robert melalui Denies. “Hanya, distributor mengaku Robert masih akan masih menuntaskan Copa Malaysia terlebih dahulu,” kata Iwan.

Semula ada dua nama yang sempat menjadi kandidat berpengaruh sebagai instruktur Arema, yakni Miroslav Janu dan Robert Rene Albert. Manajemen, pemain, dan Aremania lebih cocok kalau Robert kembali menukangi klub berlogo singa tersebut.

“Mayoritas pemain lebih suka pada Robert, makanya pemain bersyukur kalau coach Robert bersedia kembali asuh kami,” kata seorang pemain Arema yang tak mau disebutkan namanya.

Sosok Robert juga begitu disegani oleh para pendukung Arema. Aremania memandang Robert sebagai orang yang cocok melatih klub tersebut, apalagi ia pernah membawa tim itu menjadi juara ISL. “Wah, mantap kalau kembali dilatih Robert. Semoga sanggup juara lagi. Aremania memang lebih suka dilatih Robert,” kata Fathur, Aremania Malang Selatan.

Pretasi Arema Indonesia tak lepas dari santunan Aremania yang tanpa henti menawarkan santunan setiap team berlaga, selain mereka (Aremania) Singoedan berhasil menggapai tahta tertinggi alasannya yaitu sosok Robert Rene Albert. Pelatih asal Belanda yang gres pertama pertamakali menangani tim di Indonesia eksklusif menawarkan donasi luar biasa bagi Arema FC dan sepakbola Indonesia. Bagaimana melihat olahraga tidak sekedar tontonan tapi juga sebagi suatu entertainment yang menawarkan suguhan menarik bagi penikmatnya. Dan sekarang sosok itu telah kembali.