This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 25 Desember 2013

Terkini Isl 2014 Diikuti 22 Klub Peserta

Setelah menunjukkan waktu selama satu pekan untuk mendapatkan kembali berkas dari klub yang ter-update untuk kembali dilakukan verifikasi, PSSI alhasil sudah memutuskan klub-klub yang akan berlaga di kompetisi Indonesian Super League (ISL) animo 2014 mendatang. Kompetisi kasta tertinggi di Indonesia ini nantinya akan diikuti sebanyak 22 klub.

Untuk memilih penerima ISL tahun depan, PSSI melaksanakan proses verifikasi yang menerapkan lima aspek, yakni finansial, legal atau hukum, administrasi, infrastruktur, dan pelatihan usia muda. Verifikasi itu dilakukan terhadap 25 tim.

Akhirnya pada pekan kemudian PSSI mengumumkan ada 22 tim yang dipastikan akan berlaga di ISL 2014. Namun sayangnya, tidak semua klub lolos dari lima aspek tersebut. Alhasil, PSSI pun mengutamakan dua aspek saja, yakni finansial dan infrastruktur. PSSI pun menunjukkan kesempatan kepada klub untuk menuntaskan dua aspek tersebut pada sepekan kemarin.

“Dari sembilan klub, update-nya ada lima klub dalam catatan terkait keuangan dan ada enam klub yang terkait stadion. Pleno yang dilakukan Liga Indonesia dan Komite Kompetisi, PSSI memutuskan dan menetapkan, perseta kompetisi 2014, definitif 22 klub,” kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono dalam jumpa persnya di Kantor PT Liga Indonesia, Rasuna Epicentrum, Jakarta Senin petang.

Terkait dengan aspek keuangan, Joko membeberkan klub itu di antaranya Sriwijaya FC, Persela Lamongan, dan Persija Jepara. Tiga klub itu tercatat masih mempunyai kewajiban kepada pemain. Sriwijaya FC misalnya, masih punya kewajiban Rp. 1,7 miliar kepada pemain. Jumlah itu, berdasarkan Joko sudah berkurang dari sebelumnya. “Dari catatan yang masuk ke Liga Indonesia sebelum 10 Desember, SFC punya utang 3-4 miliar rupiah. Per 20 Desember 2013, terkonfirmasi sisa 1,7 miliar,” kata Joko.

Sementara untuk Persela gres membayar Rp. 2,1 miliar rupiah. Sebelum 10 Desember, Persela masih belum membayar kewajiban sebesar sekitar Rp. 3 miliar. “Kalau Persijap, sebelum 10 Desember hampir 2 miliar. Persijap terkonfirmasi mengeksekusi hampir 1,5 miliar. Sisa hampir 300 juta,” Joko.

Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI ini membeberkan pelolosan ketiga klub itu juga dengan catatan. “Klub bukan basa-basi menuntaskan permasalahannya. Klub serius dengan kemampuan. PSSI menunjukkan catatan, tiga klub menyetujui tawaran penyelesaian sebelum kompetisi dimulai. Jika hingga 15 Januari 2014 klub tidak memenuhi, maka hak komersial bersangkutan di animo akan tiba ditangguhkan. Seluruh klub hanya disahkan dengan 18 pemain,” ujarnya.

Tak hanya soal aspek finansial, permasalahan infrastruktr bergotong-royong juga belum rampung. Namun, PSSI alhasil meloloskan klub yang masih bermasalah tersebut. Terdapat ada enam klub yang masih bermasalah dengan infrastruktur. Stadion yang sebelumnya mereka olok-olokan tidak sesuai standar.

Tiga di antaranya, yakni Persita Tangerang, Perseru Serui, dan Persiram alhasil dipaksa untuk pindah. Persita alhasil akan memakai Stadion Singaperbangsa, Karawang, Perseru di Stadion Mandala, sementara Persiram memakai Stadion Maguwoharjo, Sleman. “Persiram dengan cadangan yakni Stadion Mandala, tapi akan kami putuskan sebelum Inter Island Cup digelar,” kata Joko.

Sementara tiga lainnya dibiarkan tetap memakai stadion yang sebelumnya diajukan. Namun, pembiaran itu dengan catatan. “Persiba Balikpapan, Persela Lamongan, dan Persik Kediri akan dimonitor dengan ketat. Sampai pertengahan Januari 2014, mereka harus membenahi kualitas lapangan dan lampu,” ujarnya.

Dengan adanya 22 klub itu, maka format kompetisi ISL pun dipastikan akan dibagi menjadi dua wilayah yakni barat dan timur. Pembagian wilayah akan ditetapkan seminggu semenjak hari Senin, 23 Desember 2013. Kick off ISL akan dimulai pada 1 Februari 2014. “Jadi, ada dua grup atau wilayah, yakni Barat dan Timur. Setiap wilayah akan ada 11 klub,” ujarnya.

Terkini Analisa Dan Statistik Arema V Persebaya

Data Statistik Arema v Persebaya/ Piala Gubernur

Laga panas Final Piala Gubernur tersaji di kawasan yang tidak layak. Protes dari kubu Persebaya membuat tabrak dimainkan di kawasan "netral" dan tanpa penonton. Starting eleven Arema perubahan hanya terjadi di lini tengah dengan dimainkannya Juan Revi menggantikan I Gede Sukadana.

Permainan eksklusif tersaji dengan tempo tinggi, bahkan di menit menit awal Ahmad Bustomi sudah harus mengerang kesakitan alasannya terjangan pemain lawan. Lini tengah Arema tampak menguasai pertandingan dengan dikomandani oleh Gustavo Lopez sebagai dirijen di lapangan tengah. Buruknya kondisi lapangan membuat Arema menentukan banyak melaksanakan long pass eksklusif ke depan alasannya permainan umpan pendek tidak terlalu efektif jawaban bola menjadi liar di lapangan yang tidak rata. Terlihat dari jumlah passing pemain pemain arema menurun kalau dibanding tabrak laga sebelumnya. Setelah 2 peluang gagal dimanfaatkan alhasil serangan arema bisa menuai  hasil sehabis kecermatan Beto dalam mengirim assist bisa diselesaikan dengan baik oleh kerja tendangan keras Samsul Arif. Gol ini sebagai catatan khusus Samsul Arif di Final Piala Gubernur dimana beliau selalu mencetak Goal dalam 2 final terakhir. Beto dalam beberapa pertandingan terakhir tampak mempunyai kiprah gres sebagai pencipta situasi berbahaya di depan terbukti dengan 3 assist yang sudah dibukukan dalam gelaran Piala Gubernur ini. Faktor lapangan membuat bacokan tusukan dari sayap terlihat tidak terlalu efektif. Meskipun agresifitas Beni Wahyudi dan Alfarizi tidak segarang di tabrak sebelumnya tetapi  tetap saja serangan dari kedua sayap mengalir deras. Sayangnya akurasi crossing dari sayap sangat jelek tercatat hanya  1 crossing yang menemui target di babak pertama dari 7 kali percobaan. Kelugasan Juan Revi mengawal lini tengah membuat lini tengah Persebaya keder dan kocar kacir sehingga memudahkan kiprah lini belakang arema yang dikawal duet Igbonefo dan Purwaka mengapit kiper Kadek Wardana.

Babak kedua intensitas permainan sedikit turun sepertinya agenda yang padat menghipnotis permainan kedua tim. Gustavo Lopez sudah terlihat kepayahan di lini tengah sehingga sedikit mengurangi  agresivitas Arema. Menit 53 irsyad Maulana masuk menggantikan Samsul Arif yang tampak kesultan melaksanakan penetrasi alasannya lapangan yang jelek dan juga mungkin menawarkan kesempatan yang lebih kepada Irsyad untuk mencicipi atmosfer tabrak keras ini. Cristian Gonzales sepanjang turnamen ini patut diacungi jempol selain mencetak Goal, beliau mempunyai kiprah sentral sebagai pemantul bola di depan reputasinya sebagai striker berbahaya membuat beliau selalu ditempel ketat bek-bek lawan. Selain itu meski mudah tidak terlalu kencang larinya beliau seringkali melewati bek lawan dan membuat situasi yang berbahaya. Tempo permainan yang menurun dan lapangan yang jelek membuat kedua tim gagal menambah keunggulan di babak kedua. Long ball yang dilepaskan dari belakang juga tidak terlalu akurat dan selalu kandas di barisan belakang Persebaya. Gustavo yang menurun penampilannya di babak kedua bisa ditutupi oleh Bustomi yang bermain dengan rapi patut diacungi jempol yakni penampilan istimewa dari Juan Revi di lini tengah mengakibatkan perebutan posisi di lini ini sangat seru animo depan. Skor 1-0 untuk kemenangan Arema sangat pantas dengan peluang yang mereka ciptakan serta permainan yang mereka tunjukkan. Trofi ini yakni awal perjalanan panjang untuk meraih sukses di tiga kompetisi animo depan.



Catatan : 
Arema mempunyai lini tengah posisi gelandang  bertahan cukup melimpah yaitu Hendro Siswanto, I Gede Sukadana dan Juan Revi. Memasukan Juan Revi di starting eleven ketika Arema melawan Persebaya yakni pilihan sempurna dimana huruf malangan keras dan lugas beliau punya.  Alhasil lini serang Persebaya harus sering putus di kaki eks kapten PSS Sleman animo kemudian ini. Pilihan sempurna coach Suharno. (RAW/BS)

Man of the match :Juan Revi bisa bermain keras dan lugas untuk potong serangan Persebaya sebelum masuk pertahanan Arema. @JR_77_ 90' ;Pass Acc 22/23 (96%), Head Acc 5/7 (71%), Intercept 7, Clearance 2, Foul 6, KK 1 . (RAW/BS)


Juan Revi (photo by Afholud/ edit BS)

Terkini Analisa Dan Statistik Arema V Persebaya

Data Statistik Arema v Persebaya/ Piala Gubernur

Laga panas Final Piala Gubernur tersaji di kawasan yang tidak layak. Protes dari kubu Persebaya membuat tabrak dimainkan di kawasan "netral" dan tanpa penonton. Starting eleven Arema perubahan hanya terjadi di lini tengah dengan dimainkannya Juan Revi menggantikan I Gede Sukadana.

Permainan eksklusif tersaji dengan tempo tinggi, bahkan di menit menit awal Ahmad Bustomi sudah harus mengerang kesakitan alasannya terjangan pemain lawan. Lini tengah Arema tampak menguasai pertandingan dengan dikomandani oleh Gustavo Lopez sebagai dirijen di lapangan tengah. Buruknya kondisi lapangan membuat Arema menentukan banyak melaksanakan long pass eksklusif ke depan alasannya permainan umpan pendek tidak terlalu efektif jawaban bola menjadi liar di lapangan yang tidak rata. Terlihat dari jumlah passing pemain pemain arema menurun kalau dibanding tabrak laga sebelumnya. Setelah 2 peluang gagal dimanfaatkan alhasil serangan arema bisa menuai  hasil sehabis kecermatan Beto dalam mengirim assist bisa diselesaikan dengan baik oleh kerja tendangan keras Samsul Arif. Gol ini sebagai catatan khusus Samsul Arif di Final Piala Gubernur dimana beliau selalu mencetak Goal dalam 2 final terakhir. Beto dalam beberapa pertandingan terakhir tampak mempunyai kiprah gres sebagai pencipta situasi berbahaya di depan terbukti dengan 3 assist yang sudah dibukukan dalam gelaran Piala Gubernur ini. Faktor lapangan membuat bacokan tusukan dari sayap terlihat tidak terlalu efektif. Meskipun agresifitas Beni Wahyudi dan Alfarizi tidak segarang di tabrak sebelumnya tetapi  tetap saja serangan dari kedua sayap mengalir deras. Sayangnya akurasi crossing dari sayap sangat jelek tercatat hanya  1 crossing yang menemui target di babak pertama dari 7 kali percobaan. Kelugasan Juan Revi mengawal lini tengah membuat lini tengah Persebaya keder dan kocar kacir sehingga memudahkan kiprah lini belakang arema yang dikawal duet Igbonefo dan Purwaka mengapit kiper Kadek Wardana.

Babak kedua intensitas permainan sedikit turun sepertinya agenda yang padat menghipnotis permainan kedua tim. Gustavo Lopez sudah terlihat kepayahan di lini tengah sehingga sedikit mengurangi  agresivitas Arema. Menit 53 irsyad Maulana masuk menggantikan Samsul Arif yang tampak kesultan melaksanakan penetrasi alasannya lapangan yang jelek dan juga mungkin menawarkan kesempatan yang lebih kepada Irsyad untuk mencicipi atmosfer tabrak keras ini. Cristian Gonzales sepanjang turnamen ini patut diacungi jempol selain mencetak Goal, beliau mempunyai kiprah sentral sebagai pemantul bola di depan reputasinya sebagai striker berbahaya membuat beliau selalu ditempel ketat bek-bek lawan. Selain itu meski mudah tidak terlalu kencang larinya beliau seringkali melewati bek lawan dan membuat situasi yang berbahaya. Tempo permainan yang menurun dan lapangan yang jelek membuat kedua tim gagal menambah keunggulan di babak kedua. Long ball yang dilepaskan dari belakang juga tidak terlalu akurat dan selalu kandas di barisan belakang Persebaya. Gustavo yang menurun penampilannya di babak kedua bisa ditutupi oleh Bustomi yang bermain dengan rapi patut diacungi jempol yakni penampilan istimewa dari Juan Revi di lini tengah mengakibatkan perebutan posisi di lini ini sangat seru animo depan. Skor 1-0 untuk kemenangan Arema sangat pantas dengan peluang yang mereka ciptakan serta permainan yang mereka tunjukkan. Trofi ini yakni awal perjalanan panjang untuk meraih sukses di tiga kompetisi animo depan.



Catatan : 
Arema mempunyai lini tengah posisi gelandang  bertahan cukup melimpah yaitu Hendro Siswanto, I Gede Sukadana dan Juan Revi. Memasukan Juan Revi di starting eleven ketika Arema melawan Persebaya yakni pilihan sempurna dimana huruf malangan keras dan lugas beliau punya.  Alhasil lini serang Persebaya harus sering putus di kaki eks kapten PSS Sleman animo kemudian ini. Pilihan sempurna coach Suharno. (RAW/BS)

Man of the match :Juan Revi bisa bermain keras dan lugas untuk potong serangan Persebaya sebelum masuk pertahanan Arema. @JR_77_ 90' ;Pass Acc 22/23 (96%), Head Acc 5/7 (71%), Intercept 7, Clearance 2, Foul 6, KK 1 . (RAW/BS)


Juan Revi (photo by Afholud/ edit BS)

Senin, 23 Desember 2013

Terkini Analisa Dan Statistik Arema V Persegres

Data Statistik Arema v Persegres/ Piala Gubernur 2013
Arema bisa tuntaskan Semifinal Piala Gubernur ini dengan tepat atas Persegres Gresik. Turunkan pemain yang berbeda kembali ditunjukan coach Suharno beserta Joko Susilo. Barisan kiper dihuni Igbonefo, Purwaka, Alfarizi dan pemain yg habis di hantam pemain Persisam Benny Wahyudi tampil di posisi full back kanan dengan balutan dikepala. Tengah di isi oleh Sukadana, Bustomi dan Gustavo Lopez. Lini depan di percayakan Samsul Arif, Beto dan Cristian "El Loco" Gonzales.
Menekan mulai babak pertama dengan passing rapat menjadi track mark Arema selama pra musim, dimana di barisan lini tengah di huni pemain dg kapasitas akurasi passing cantik antara Bustomi dan Gustavo. Crossing banyak digenjarkan baik dari kanan mauoun kiri yang jadinya berawal dari crossing dari sayap kanan penyerangan Arema, Beto sukses berikan assist kepada El Loco di depan gawang yang di jaga eks pemain Persema Sukasto Efendi. Unggul  terlebih dahulu tak lantas kendurkan serangan Arema yg lebih banyak di peroleh dari sisi kiri penyerangan Arema dimana diposisi itu terdapat Alfarizi sebagai full back kiri dan Samsul Arif sebagai penyerang kiri. Berulang kali kombinasi mereka berdua bisa buahkan peluang tapi sayang sanksi nya melebar maupun bisa di amankan Sukasto.
Keasyikan menyerang di sayap kiri Arema bisa dimanfaatkan barisan depan Persegres dimana melalui Matsunaga bola di teruskan ke Reza Mustofa dimana ini ialah pemain sumbangan dari Arema, dengan sedikit gerakan menipu jadinya pemain orisinil Malang ini bisa konversikan menjadi Goal penyama kedudukan. Tersengat dengan Goal Persegres, Arema pribadi respon dengan lakukan serangan bergelombang dan berbuah hasil ketika tendangan Samsul Arif dari dalam kotak pinalti membentur mistar gawang kemudian bola rebound di kelola dengan ciamik oleh El Loco dan dengan kaki kirinya ini bola pribadi menghujam di gawang Persegres.
Babak kedua tanpa kendurkan serangan dan lebih optimalkan akurasi crossing yang di babak pertama hanya bisa sukses 2x dari 20x percobaan jadinya bola crossing wing kanan yang di lepaskan Benny Wahyudi bisa di konversikan menjadi Goal oleh Alfarizi yg sepanjang pertandingan terlihat sekali agresifitasnya. Sayang ketika Arema sudah unggul 2Goal, pertahanan kiri Arema kembali menjadi titik lemah di sabung kali ini. Berwal dari crossing pemain Persegres dari sisi kiri pertahanan Arema, bola bisa sambar oleh Jimmy Suparno yang bebas tanpa kawalan. Mampu diperkecil skor oleh Persegres, coach Suharno masukan darah segar Irsyad Maulana, Sunarto masuk untuk tambah serangan dari sisi winger. Alhasil dribble ke 2x Bustomi di sabung ini harus kembali dijatuhkan dan kali ini berada di area kotak pinalti. Dengan tenang, si empunya passing terbanyak Arema sepanjang Piala Gubernur ini Gustavo Lopez bisa ceploskan bola ke sudut kanan gawang yang dikawal Sukasto. Skor pun berakhir dengan 4-2 untuk keunggulan Arema. Arema lolos dan bakal melawan Persebaya yg rencananya bakal dihelat 24 Desember (venue masih jadi bahasan rumit). Final 2x dalam 2 tahun penyelenggaraan Piala Gubernur secara beruntun. (BS)

Catatan :
Arema bisa bermain dengan passing bawah dengan nyaman dengan adanya Bustomi dan Gustavo di lini tengah. Bola mengalir dengan tertata. Gustavo seolah berada di depan Bustomi dimana kiprah Gustavo mendistribusikan ke lini depan dan Bustomi sebagai jembatan dari lini belakang ke Gustavo. Kombinasi bagus.
Sisi kiri pertahanan Arema menjadi titik lemah dilaga ini, Alfarizi sering bantu serangan dan posisi beliau jarang di tutup pemain lainnya. Sukadana harusnya bisa menutup lubang itu disaat Alfarizi sibuk bantu serangan.

Man of the match :
Cristian "El Loco" Gonzlaez bisa menjadi wall pass dan berada di posisi yang pas ketika bola di arahkan kedepan gawang Persegres. Dari catatan statistik kami C Gonzales 90' ;Pass Acc 16/20 (80%), Head Acc 4/4 (100%), Shoo Acc 2/3 (67%), Goal 2

Cristian 'El Loco" Gonzales (photo by Abi Yasid/wearemania)

Terkini Analisa Dan Statistik Arema V Persegres

Data Statistik Arema v Persegres/ Piala Gubernur 2013
Arema bisa tuntaskan Semifinal Piala Gubernur ini dengan tepat atas Persegres Gresik. Turunkan pemain yang berbeda kembali ditunjukan coach Suharno beserta Joko Susilo. Barisan kiper dihuni Igbonefo, Purwaka, Alfarizi dan pemain yg habis di hantam pemain Persisam Benny Wahyudi tampil di posisi full back kanan dengan balutan dikepala. Tengah di isi oleh Sukadana, Bustomi dan Gustavo Lopez. Lini depan di percayakan Samsul Arif, Beto dan Cristian "El Loco" Gonzales.
Menekan mulai babak pertama dengan passing rapat menjadi track mark Arema selama pra musim, dimana di barisan lini tengah di huni pemain dg kapasitas akurasi passing cantik antara Bustomi dan Gustavo. Crossing banyak digenjarkan baik dari kanan mauoun kiri yang jadinya berawal dari crossing dari sayap kanan penyerangan Arema, Beto sukses berikan assist kepada El Loco di depan gawang yang di jaga eks pemain Persema Sukasto Efendi. Unggul  terlebih dahulu tak lantas kendurkan serangan Arema yg lebih banyak di peroleh dari sisi kiri penyerangan Arema dimana diposisi itu terdapat Alfarizi sebagai full back kiri dan Samsul Arif sebagai penyerang kiri. Berulang kali kombinasi mereka berdua bisa buahkan peluang tapi sayang sanksi nya melebar maupun bisa di amankan Sukasto.
Keasyikan menyerang di sayap kiri Arema bisa dimanfaatkan barisan depan Persegres dimana melalui Matsunaga bola di teruskan ke Reza Mustofa dimana ini ialah pemain sumbangan dari Arema, dengan sedikit gerakan menipu jadinya pemain orisinil Malang ini bisa konversikan menjadi Goal penyama kedudukan. Tersengat dengan Goal Persegres, Arema pribadi respon dengan lakukan serangan bergelombang dan berbuah hasil ketika tendangan Samsul Arif dari dalam kotak pinalti membentur mistar gawang kemudian bola rebound di kelola dengan ciamik oleh El Loco dan dengan kaki kirinya ini bola pribadi menghujam di gawang Persegres.
Babak kedua tanpa kendurkan serangan dan lebih optimalkan akurasi crossing yang di babak pertama hanya bisa sukses 2x dari 20x percobaan jadinya bola crossing wing kanan yang di lepaskan Benny Wahyudi bisa di konversikan menjadi Goal oleh Alfarizi yg sepanjang pertandingan terlihat sekali agresifitasnya. Sayang ketika Arema sudah unggul 2Goal, pertahanan kiri Arema kembali menjadi titik lemah di sabung kali ini. Berwal dari crossing pemain Persegres dari sisi kiri pertahanan Arema, bola bisa sambar oleh Jimmy Suparno yang bebas tanpa kawalan. Mampu diperkecil skor oleh Persegres, coach Suharno masukan darah segar Irsyad Maulana, Sunarto masuk untuk tambah serangan dari sisi winger. Alhasil dribble ke 2x Bustomi di sabung ini harus kembali dijatuhkan dan kali ini berada di area kotak pinalti. Dengan tenang, si empunya passing terbanyak Arema sepanjang Piala Gubernur ini Gustavo Lopez bisa ceploskan bola ke sudut kanan gawang yang dikawal Sukasto. Skor pun berakhir dengan 4-2 untuk keunggulan Arema. Arema lolos dan bakal melawan Persebaya yg rencananya bakal dihelat 24 Desember (venue masih jadi bahasan rumit). Final 2x dalam 2 tahun penyelenggaraan Piala Gubernur secara beruntun. (BS)

Catatan :
Arema bisa bermain dengan passing bawah dengan nyaman dengan adanya Bustomi dan Gustavo di lini tengah. Bola mengalir dengan tertata. Gustavo seolah berada di depan Bustomi dimana kiprah Gustavo mendistribusikan ke lini depan dan Bustomi sebagai jembatan dari lini belakang ke Gustavo. Kombinasi bagus.
Sisi kiri pertahanan Arema menjadi titik lemah dilaga ini, Alfarizi sering bantu serangan dan posisi beliau jarang di tutup pemain lainnya. Sukadana harusnya bisa menutup lubang itu disaat Alfarizi sibuk bantu serangan.

Man of the match :
Cristian "El Loco" Gonzlaez bisa menjadi wall pass dan berada di posisi yang pas ketika bola di arahkan kedepan gawang Persegres. Dari catatan statistik kami C Gonzales 90' ;Pass Acc 16/20 (80%), Head Acc 4/4 (100%), Shoo Acc 2/3 (67%), Goal 2

Cristian 'El Loco" Gonzales (photo by Abi Yasid/wearemania)

Minggu, 22 Desember 2013

Terkini Statistik Dan Analisa Arema V Persik

Data Statistik Arema v Persik /Piala Gubernur 2013

Di atas kertas pertandingan ini diperkirakan akan berjalan dengan timpang . Status Persik sebagai tim promosi serta dikabarkan masih dalam proses seleksi pemain memperkuat pendapat itu. Starting line up Arema cukup banyak berubah bila dibanding partai pertama lawan Sriwijaya. El Loco ditemani Irsyad dan Sunarto di depan di tengah triangle Gustavo, Juan Revi  dan Hendro Siswanto  yang diturunkan duet instruktur Suharno dan Joko Susilo di belakang kiper Kadek Wardana dibenteng duet Munhar dan Purwaka diapit Alfarizi di kiri dan Gilang Ginarsa di kanan.
Arema pribadi mengambil inisiatif permainan . Dipimpin Gustavo Lopez di lini tengah tuan rumah pribadi mendominasi permainan. Menit ke enam Arema sudah bisa unggul sesudah bacokan Alfarizi diakhiri dengan umpan anggun ke tengah  memudahkan El Loco Gonzales membobol gawang tim yang pernah dibelanya dulu.  Arema terus menekan habis pertahanan Persik Kediri di babak pertama, mobilenya seorang Hendro Siswanto yang mengawal setiap jengkal lini tengah dan piawainya Gustavo Lopez dalam mengatur tempo permainan simpel menciptakan persik bertahan dengan hampir semua pemainnya dalam tempat sendiri. tidak adanya tekanan yang berarti menciptakan gustavo dengan nyaman menentukan opsi penyerangan. Hendro Siswanto bermain sangat baik di babak pertama ini berdasarkan catatan kami ia hanya satu kali salah memperlihatkan umpan.  Dengan Juan Revi  melapis sebagai benteng pertahanan awal di depan lini belakang lini tengah Arema terlihat sangat superior. Kadek Wardana yang turun sebagai penjaga gawang reelatif menganggur alasannya yaitu tak ada ancamana yang berarti ke gawang singo edan. Sayangnya meski bermain separuh lapangan singo edan gagal menambah Goal. Licinnya lapangan serta  kurang tenangnya pemain pemain Arema dalam menyelsaikan peluang menciptakan singo edan mengakhiri babak pertama dengan keunggulan satu Goal saja.
Di babak kedua meski tertinggal persik tetap bermain bertahan. Masuknya I Gede Sukadana menggantikan Alfarizi menciptakan Hendro Siswanto berubah posisi menjadio bek kiri.  Sebuah serbuan Arema berhail membuahkan hasil, crossing akurat dari Gustavo Lopez bisa disundul dengan sempurna  mengubah skor menjadi 2-0. Crossing Gustavo Lopez  kepada Irsyad Maulana  tersebut tercatat sebagai satu satunya crossing yang bisa menemui  sasaran dari sisi kanan dari 13 crossing yang dilepas. Ini memperlihatkan bahwa meski secara intensitas serangan sangat tinggi tetapi tingkat akurasi crossing perlu dibenahi lagi.
 Masuknya Beto di menit 54 menggantikan Gustavo menciptakan serangan arema lebih terkonsentrasi dari kedua sayap.  Samsul Arif yang masuk di menit 63 menggantikan El Loco beberapa kali mengancam gawang persik lewat agresi individunya. Beto tercatat 2 kali mempunyai peluang  matang di depan gawang namun sayang kekurang tenangannya menciptakan 2 peluang matang terbuang percuma. Qischil masuk di menit 71 menggantikan Sunarto yang sepertinya sedikit mengalamai problem . Menit 85 Arema bisa menambah keunggulan melalui proses sepak pojok bola yang disundul Victor Igbonefo yang masuk menggantikan purwaka yudi bisa disambut oleh sontekan Samsul cerdik yang mencetak Goal pertamanya untuk arema.  Skor berkembang menjadi 3-0 untuk Arema. (RAW/BS)

Catatan :
Keluarnya Gustavo sedikit menciptakan serangan arema menjadi monoton meskipun tetap menguasai bola tetapi simpel arema hanya mengandalkan kedua sayap . Permainan Hendro Siswanto yang mempunyai mobilitas sangat tinggi serta umpan-umpan yang akurat memudahkan Arema dalam menguasai pertandingan selain alasannya yaitu Persik yang menumpuk pemain di belakang. Tidak adanya pressure menciptakan Arema gampang menguasi pertandingan dan memainkan ritme sesuai dengan yang diinginkan pelatih. Permainan Irsyad Maulana di sisi kiri juga makin menjanjikan selain bisa menebar bahaya ke gawang lawan, Irsyad juga menujukkan skillnya dalam melaksanakan finishing. keberanian instruktur dalam memberi doktrin kepada pemain muda juga patut diacungi jempol. Penampilan Gilang Ginarsa terlihat mengalami peningkatan.Skor 3-0 sangat pantas mengingat dominasi yang ditunjukkan Arema.

Man of the match :
Hendro Siswanto, ia bermain dengan baik di dua posisi dalam satu pertandingan. Keunggulan pemain yang tergusur dari seleksi SEA Games tahun ini. @hendsis12 90' ;PassAcc 58/61 (95%);Head Acc 2/4 (50%);Dribble Acc 3/5 (60%),Intercept 3,Clearance 2 

Hendro Siswanto (foto by Abi Yasid/Edit by BS)

Terkini Statistik Dan Analisa Arema V Persik

Data Statistik Arema v Persik /Piala Gubernur 2013

Di atas kertas pertandingan ini diperkirakan akan berjalan dengan timpang . Status Persik sebagai tim promosi serta dikabarkan masih dalam proses seleksi pemain memperkuat pendapat itu. Starting line up Arema cukup banyak berubah bila dibanding partai pertama lawan Sriwijaya. El Loco ditemani Irsyad dan Sunarto di depan di tengah triangle Gustavo, Juan Revi  dan Hendro Siswanto  yang diturunkan duet instruktur Suharno dan Joko Susilo di belakang kiper Kadek Wardana dibenteng duet Munhar dan Purwaka diapit Alfarizi di kiri dan Gilang Ginarsa di kanan.
Arema pribadi mengambil inisiatif permainan . Dipimpin Gustavo Lopez di lini tengah tuan rumah pribadi mendominasi permainan. Menit ke enam Arema sudah bisa unggul sesudah bacokan Alfarizi diakhiri dengan umpan anggun ke tengah  memudahkan El Loco Gonzales membobol gawang tim yang pernah dibelanya dulu.  Arema terus menekan habis pertahanan Persik Kediri di babak pertama, mobilenya seorang Hendro Siswanto yang mengawal setiap jengkal lini tengah dan piawainya Gustavo Lopez dalam mengatur tempo permainan simpel menciptakan persik bertahan dengan hampir semua pemainnya dalam tempat sendiri. tidak adanya tekanan yang berarti menciptakan gustavo dengan nyaman menentukan opsi penyerangan. Hendro Siswanto bermain sangat baik di babak pertama ini berdasarkan catatan kami ia hanya satu kali salah memperlihatkan umpan.  Dengan Juan Revi  melapis sebagai benteng pertahanan awal di depan lini belakang lini tengah Arema terlihat sangat superior. Kadek Wardana yang turun sebagai penjaga gawang reelatif menganggur alasannya yaitu tak ada ancamana yang berarti ke gawang singo edan. Sayangnya meski bermain separuh lapangan singo edan gagal menambah Goal. Licinnya lapangan serta  kurang tenangnya pemain pemain Arema dalam menyelsaikan peluang menciptakan singo edan mengakhiri babak pertama dengan keunggulan satu Goal saja.
Di babak kedua meski tertinggal persik tetap bermain bertahan. Masuknya I Gede Sukadana menggantikan Alfarizi menciptakan Hendro Siswanto berubah posisi menjadio bek kiri.  Sebuah serbuan Arema berhail membuahkan hasil, crossing akurat dari Gustavo Lopez bisa disundul dengan sempurna  mengubah skor menjadi 2-0. Crossing Gustavo Lopez  kepada Irsyad Maulana  tersebut tercatat sebagai satu satunya crossing yang bisa menemui  sasaran dari sisi kanan dari 13 crossing yang dilepas. Ini memperlihatkan bahwa meski secara intensitas serangan sangat tinggi tetapi tingkat akurasi crossing perlu dibenahi lagi.
 Masuknya Beto di menit 54 menggantikan Gustavo menciptakan serangan arema lebih terkonsentrasi dari kedua sayap.  Samsul Arif yang masuk di menit 63 menggantikan El Loco beberapa kali mengancam gawang persik lewat agresi individunya. Beto tercatat 2 kali mempunyai peluang  matang di depan gawang namun sayang kekurang tenangannya menciptakan 2 peluang matang terbuang percuma. Qischil masuk di menit 71 menggantikan Sunarto yang sepertinya sedikit mengalamai problem . Menit 85 Arema bisa menambah keunggulan melalui proses sepak pojok bola yang disundul Victor Igbonefo yang masuk menggantikan purwaka yudi bisa disambut oleh sontekan Samsul cerdik yang mencetak Goal pertamanya untuk arema.  Skor berkembang menjadi 3-0 untuk Arema. (RAW/BS)

Catatan :
Keluarnya Gustavo sedikit menciptakan serangan arema menjadi monoton meskipun tetap menguasai bola tetapi simpel arema hanya mengandalkan kedua sayap . Permainan Hendro Siswanto yang mempunyai mobilitas sangat tinggi serta umpan-umpan yang akurat memudahkan Arema dalam menguasai pertandingan selain alasannya yaitu Persik yang menumpuk pemain di belakang. Tidak adanya pressure menciptakan Arema gampang menguasi pertandingan dan memainkan ritme sesuai dengan yang diinginkan pelatih. Permainan Irsyad Maulana di sisi kiri juga makin menjanjikan selain bisa menebar bahaya ke gawang lawan, Irsyad juga menujukkan skillnya dalam melaksanakan finishing. keberanian instruktur dalam memberi doktrin kepada pemain muda juga patut diacungi jempol. Penampilan Gilang Ginarsa terlihat mengalami peningkatan.Skor 3-0 sangat pantas mengingat dominasi yang ditunjukkan Arema.

Man of the match :
Hendro Siswanto, ia bermain dengan baik di dua posisi dalam satu pertandingan. Keunggulan pemain yang tergusur dari seleksi SEA Games tahun ini. @hendsis12 90' ;PassAcc 58/61 (95%);Head Acc 2/4 (50%);Dribble Acc 3/5 (60%),Intercept 3,Clearance 2 

Hendro Siswanto (foto by Abi Yasid/Edit by BS)